Farmakognosi rps 6
Penetapan kadar sari larut air
Dilakukan maserasi dalam 5 gram serbuk simplisia dengan 100mL kloroform selama 24 jam pada labutertutup dan dikocok sekali selama 6 jam pertama, lalu didiamkan selama 18jam. Disaring cepat, 20mL filtrat diuapkan pada cawan beralas datar(yang sudah ditimbang) pada penangas air hingga kering, sisanya dipanaskan dalam suhu 105ÂșC sampai massakostan. Kadar dihitung pada persentasebahan yang sudah dikeringkan ( Ningsih et al., 2022)
untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada link video berikut ini :
temukan saya pada menit 00.00
Mengapa serbuk simplisia perlu dimaserasi dengan kloroform? Pengaruh apa yang memungkinkan kloroform dapat bereaksi dengan kandungan senyawa aktif pada serbuk simplisia daun kelor?
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Hapuskarena sesuai dengan konsep like disolve like yaitu pelarut polar akan larut dalam senyawa polar dan pelarut nonpolar akan larut dalam senyawa nonpolar karena tujuan dari penyarian yaitu untuk menentukan pelarut yang tepat selain itu juga karena jika pada saat proses maserasi hanya
Hapusmenggunakan air saja akan merusak simplisianya karena air merupakan media yang baik
untuk pertumbuhan mikroba serta dikhawatirkan bisa terjadi proses hidrolisis sehingga dapat
menurunkan mutu dan kualitas dari ekstrak yang akan dihasilkan.
Bagaimana pengaruh 100 ml kloroform yang dimaserasi dengan daun kelor selama 24 jam pada labu erlenmeyer tertutup dikaitkan dengan khasiat simplisia daun kelor?
BalasHapusbertujuan agar senyawa kimia yang terdapat pada daun kelor dapat terekstraksi serta tertarik
Hapusoleh kloroform tersebut sehingga dapat terlihat pelarut yang cocok untuk digunakan dalam
mengekstraksi senyawa pada daun kelor sebelum digunakan sebagai obat. dilakukan pada labu tertutup agar tidak terjadi penguapan